profil desa

20 September 2016 13:18:43 WIB

PROFIL DESA

DESA HARGOSARI

KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL

 

  1. Profil Desa Hargosari

Kecamatan Tanjungsari, Kab. Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta

Hargosari adalah  salah satu Desa di kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul yang berbatasan disebelah Utara dan Barat adalah Desa Pacarejo Kecamatan Semanu, disebelah Timur dengan Desa Sumber Wungu Kecamatan Tepus, dan disebelah Selatan dengan Desa Ngestirejo Kecamatan Tanjungsari. Luas wilayah Desa Hargosari menurut penggunaan nya yakni luas pekarangan sekitar 114.9450  ha/m, luas tegalan/ Ladang sekitar 837.7850 ha/m2, luas kas Desa 571.000 ha/m2, prasarana umum lainnya sekitar  374.3500 ha/m2.

Desa Hargosari mempunyai curah hujan sekitar 1.5 mm/tahun, suhu udara rata-rata hariannya 23-37 0C dan tinggi tempat dari permukaan lautnya 360 mdl.

Akses dari Desa Hargosari menuju Ibu kota kecamatan Tanjungsari mempunyai jarak sekitar 7 km, jika menggunakan kendaraan bermotor dari Desa ini ke Ibu kota Kecamatan bisa sekitar 0,16 jam,jika dengan berjalan kaki atu dengan kendaraan yang tidak bermotor bisa sekitar 1.23 jam. Jarak dari Desa Hargosari ke Ibu kota kabupaten/kota sekitar 13 km. Lama jarak tempuh ke Ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor sekitar 0.21 jam, tapi jika dengan jalan kaki atau kendaraan non bermotor bisa mencapai kira-kira 2.32 jam. Serta  jarak dari Desa Hargosari ke Ibu kota provinsi atau yogyakarta sekitar 56 km. Jarak tempuhnya jika menggunakan kendaraan bermotor sekitar 1,4 jam tapi jika dengan jalan kaki atau kendaraan non bermotor sekitar 6 jam.

Desa Hargosari terdiri dari 9 Padukuhan yaitu :

  1. Padukuhan Candisari
  2. Padukuhan Timunsari
  3. Padukuhan Mojosari
  4. Padukuhan Pakel
  5. Padukuhan Jambu
  6. Padukuhan Jrakah
  7. Padukuhan Klepu
  8. Padukuhan Gaduhan
  9. Padukuhan Ketos

 

  1. Kondisi Desa Hargosari Sebelum Pelaksanaan Dana Desa

          Di Desa Hargosari pada saat belum ada realisasi Dana Desa memang masih memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi, karena dari berbagai segi masih jauh dari Desa yang lain terutama PADesa karena Desa Hargosari tidak memiliki wilayah pantai yang menjadi obyek wisata yang dapat meningkatkan Pendapatan Desa. Keadaan Jalan Transportasi ke lahan pertanian sedikit terganggu karena jauhnya lahan dari jalan utama, sehingga setiap masa panen jika akan membawa hasil panen harus membawa sangat jauh sehingga menyita waktu.

 

  1. Kondisi Desa Hargosari Setelah Pelaksanaan Dana Desa

Setelah adanya Dana Desa beberapa Tahun yang lalu di segala bidang Desa Hargosari mengalami peningkatan, dan nilai kemiskinan menjadi menurun karena sebisa mungkin semua Dana Desa di pukul rata ke semua bidang yang memang benar-benar membutuhkan, seperti transportasi ke lahan pertanian yang semula masih sulit sekarang sebagian sudah di bangun jalan menuju lahan pertanian tersebut sehingga memudahkan petani membawa hasil panennya. Pendapatan Desa pun meningkat dengan di bangunnya kios-kios Pasar Desa disamping itu juga dapat mengurangi angka pengangguran karena masyarakat menggunakan fasilitas tersebut untuk mengembangkan usaha.

 

  1. Keterlibatan Masyarakat Desa dalam Perencanaan dan Pembangunan Sebelum Pelaksanaan Dana Desa

Keterlibatan masyarakat Desa Hargosari sebelum ada Dana Desa dalam proses pembangunan dan perencanaan masih kurang. Karena sebagian masyarakat setiap ada kegiatan tidak mau tahu dan hanya menerima apa saja program yang ada dari Desa, karena kurangnya informasi dari sumber yang jelas. Di samping itu karena terbatasnya dana sehingga belum terlalu menonjol pembangunan di segala bidang. Dalam usulan Musyawarah pun masih terpancang dari dana yang masih sangat minim, sehingga belum dapat semua usulan dapat di jangkau.

 

  1. Keterlibatan Masyarakat Desa dalam Perencanaan dan Pembangunan Setelah Pelaksanaan Dana Desa

Keterlibatan masyarakat menjadi meningat Setelah adanya Dana Desa, karena kebebasan dalam bermusyawarah menjadi lebih leluasa karena Dana dapat menjangkau di berbagai bidang, di samping itu usulan yang dilakukan oleh masyarakat dapat terealisasi setelah musyawarah disepakati oleh semua pihak yag ikut dalam musyawarah. Mulai dari bidang Pemerintahan sampai Kaum difabel pun ikut merasakan sangat terbantu dengan adanya Dana Desa, sehingg mereka menjadi lebih percaya diri dalam mengikuti musyawarah dalam menyusun perencanaan sampai dengan pembangunan yang dilakukan.

 

  1. Perhatian Pemerintah pada Insfrastruktur Sebelum Dana Desa

Sebelum adanya Dana Desa Pembangunan insfrastruktur masih sangat terbatas dan masih belum merata. Pembangunan insfrastruktur pun lebih berpusat pada jalan dan Selokan sehingga belum masuk pada kegiatan yang lain. Seperti Poskedes, PAUD, Pasar Desa dan lainnya. Karena terbatasnya dana yang ada pemerintah Desa masih kurang dapat meningkatkan Insfrastruktur yang tersedia di Desa.

Sebelum Dana Desa Pemeritah Desa Hargosari hanya berfokus pada pembangunan insfrastruktur berupa Sarana dan Prasarana sehingga belum ada pembangunan yang diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat.

 

  1. Perhatian Pemerintah pada Insfrastruktur Setelah Dana Desa

Setelah adanya Dana Desa, pembangunan Insfrastruktur Desa manjadi lebih maju. Pembangunan jalan, selokan, talud, sampai dengan penyandang difabel pun  dapat merasakan imbas dari dana Desa ini.

Pemerintah Desa Hargosari sangat mementingkan pembangunan sarana dan prasarana dimana Jalan yang awalnya sulit dilalui kendaraan setelah adanya Dana Desa menjadi lebih mudah dan sangat membantu transportasi masyarakat. Aliran air yang awalnya hanya mengalir dibadan jalan sehabis hujan setelah adanya Dana Desa menjadi lebih baik karena di bangunya selokan-selokan. Pembangunan sarana bermain paud, gedung paud, kamar mandi pasar desa dan masih banyak lagi kemajuan insfrastruktur yang telah dilaksanakan dengan adanya Dana Desa tersebut.

Selain pembangunan insfratruktur Desa, dengan adanya Dana Desa. Pemerintah Desa Hargosari mengarahkan pula pada program penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan stimulan rumah tidak layak huni di setiap padukuhan, walau belum seluruhnya tetapi secara bertahap selama masih adanya Dana Desa akan selalu di arahkan untuk selalu ada rehabilitasi rumah tidak layak huni tersebut. Selain hal tersebut di bidang forum anak dan karang taruna pun dapat merasakan penggunaan Dana Desa ini di setiap kegiatan rutin yang mereka lakukan, karena sangat pentingnya pelajaran sosial sejak dini.

 

  1. Transparansi Penggunaan Dana Sebelum Dana Desa

Tranparasi dalam Penggunaan anggaran memang belum terlihat karena sebelum Dana Desa bentuk kegiatan masih dalam bentuk stimulan dan itupun berupa barang dan bukan uang.

Perencanaan masih terbatas didusun-dusun dan masih sangat terbatas dalam pengawasannya. Dari masyarakat pun memang masih kurang untuk keaktifan mengetahui penggunaan Dana sebelum adanya Dana Desa.

 

  1. Transparansi Penggunaan Dana Setelah Dana Desa

Adanya Dana Desa membuat pemerintah Desa Hargosari semakin tranparansi dalam penggunaan Dana. Disamping dituntut untuk mempublikasikan secara terbuka data APBD serta APBDesa yang menjadi hal utama yang dilakukan Pemerintah Desa Hargosari. Dengan Pembuatan baliho anggaran APBDes Tahun 2017 yang telah di pasang sejak ada instruksi dari menteri Desa, agar masyarakat dapat memantau tentang penggunaan Dana Desa di Pemerintahan Desa Hargosari, dengan di pasang di depan balai Desa Hargosari sehingga memudahkan masyarakat untuk melihat tentang rincian penggunaan dana yang masuk ke Desa Hargosari.

 

  1. Musyawarah Desa partisipatif

Musyawarah Desa juga dilakukan secara partisipatif yaitu dengan memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengutarakan pendapatnya dan sumbangan tenaga juga pikiranya untuk kemajuan Desa Hargosari, dengan adanya usulan-usulan dari masyarakat langsung di harap nantinya program-program yang ada dapat tepat sasaran. Tinggal nantinya Pemerintah Desa menyesuaikan dengan adanya parameter yang telah di tentukan dari pemerintah Pusat.

 

Aksessibilitas menuju Desa Hargosari

       Jarak tempuh menuju ke Desa Hargosari adalah sebagai berikut :

No Jarak dari Desa ke Jarak (Km)

Waktu Tempuh

1 ke Ibukota Kecamatan 5 10 menit
2 ke Ibukota Kabupaten 12 20 menit
3 ke Ibukota Propinsi 56 60 menit

 

1. Kependudukan

Berdasarkan data kependudukan Desa Hargosari jumlah penduduk tercatat secara administrasi sejumlah 5.352 jiwa, terdiri dari laki-laki 2534 perempuan 2718 jiwa dengan jumlah kepala keluarga 1669.

2. Potensi wilayah Desa Hargosari

Potensi wilayah Desa Hargosari dengan Luas wilayah 1105 ha yang terbagi dalam beberapa peruntunan seperti untuk pemukiman, tegal/ladang, fasilitas umum dan lain-lain.
Sumber daya alam Desa Hargosari mempunyai beragam potensi perekonomian mulai dari pertanian, peternakan, perikanan lahan kering. Secara umum lahan pertanian wilayah Desa Hargosari merupakan lahan kering sehingga petani dapat memanen padi hanya setahun sekali dengan cara tanam tumpangsari yakni berupa tanaman ketela, jagung, kacang tanah, kedelai, dll.